Summary of "BERAWAL DARI PERSAINGAN PEMANDU KARAOKE YANG AKHIRNYA MENJERUMUSKAN KE DALAM PERMAIANAN SETAN"
Inti cerita
Ratih, seorang anak desa yang menjadi tulang punggung keluarga sejak kematian ayahnya, berjuang menafkahi ibu dan dua adik. Karena gaji kecil dan tekanan keluarga (ibu yang kasar dan menuntut), Ratih akhirnya meninggalkan pekerjaan “resmi” dan bergabung menjadi pemandu karaoke (PK) setelah diajak teman SMP, Vika.
Di klub, Ratih kesulitan bersaing. Teman klub, May, mengajaknya ke Jawa untuk memasang “implant” mistis — disebut susu atau “sinden” implant — yang membuat pemakainya sangat memikat pelanggan. Namun implant itu disertai larangan (tabu) keras: tidak boleh menikah/bertunangan, tidak boleh makan durian dan pisang berbiji (klutuk/Sarawak), serta larangan aneh lain (mis. tidak lewat di bawah jemuran).
Setelah ritual pemasangan — dengan kemben bekas penyanyi, tiga jarum emas, mandi abu ritual, dan penampakan sosok sinden — kehidupan Ratih berubah drastis. Seorang pelanggan kaya bernama Hengki tergila-gila padanya dan memberinya banyak uang. Hutang lunas dan hidup membaik, tetapi muncul konsekuensi supranatural dan masalah moral.
Istri tidak resmi/selingkuhan Hengki, Dea, cemburu dan memakai dukun untuk memutus pengaruh implant. Dukun menyarankan memicu tabu lewat makanan terlarang; Dea menyelundupkan pisang berbiji ke kue yang diberikan kepada Ratih. Setelah memakan kue itu, Ratih sakit parah: bau tubuhnya menyengat, sosok sinden tampak, dan fisiknya melemah hingga hampir mati. May dan Huda membawa Ratih kembali ke “rumah dukun”: Nyi Jina sudah wafat, tetapi putrinya meneruskan ilmu dan melakukan ritual pengangkatan implant. Ritual itu berlangsung dengan iringan gamelan dan rasa sakit luar biasa saat implant dicabut.
Ritual berhasil; Ratih sembuh dan sosok sinden lenyap. Ia keluar dari dunia klub, mencari pekerjaan halal, akhirnya diterima kerja di kantor tingkat pemula. Cerita berakhir dengan pesan moral untuk memulai hidup dari nol, bersih dari dunia gelap yang hampir merenggut nyawanya.
Sorotan dramatis dan momen paling menonjol
- Transformasi ekonomi sosial yang instan akibat implant mistis — “keberuntungan” cepat yang dibayar mahal.
- Ritual pemasangan: tiga jarum emas, kemben bekas penyanyi, mandi abu, dan penampakan sosok sinden — memberi nuansa horor tradisional kuat.
- Taktik Dea: memasukkan biji pisang ke kue sebagai pemicu tabu — perpaduan kecemburuan, intrik, dan mistisisme sebagai titik balik cerita.
- Gejala supranatural yang menjijikkan dan “fisik”: bau tubuh menyengat, mimpi buruk, sosok sinden yang mengintimidasi.
- Ritual pencabutan implant: adegan dramatis dengan gamelan (bonang, gambang, saron, kenong), rasa sakit hebat, dan akhirnya kesembuhan.
- Penutup yang menenangkan: usaha Ratih mencari pekerjaan halal, diterima, dan harapan baru sebagai penutup moral.
Unsur humor dan ironi
- Ironi pahit: kesuksesan cepat lewat cara klenik nyaris merenggut nyawanya, sementara pekerjaan “halal” yang dulu ditolak menjadi jalan keluar paling aman.
- Momen keseharian (telepon ibu yang menuntut, kehidupan kos-kosan, rekan yang baik hati) menyelipkan realisme dan simpati di sela-sela horor.
Tokoh / Personalitas
- Ratih — tokoh utama
- Ibu Ratih — sering menuntut uang
- Nina — teman serumah yang rajin membantu
- Vika — teman SMP yang mengajak jadi PK
- Mbak Tiwi / Bang Wawan — yang mempekerjakan Ratih awalnya
- Madam Lisa — pemilik/manager klub
- May (Ma) — teman PK yang membimbing Ratih
- Nyi Jina — dukun sinden (kemudian wafat)
- Putri Nyi Jina — penerus ilmu, membantu melepas implant
- Hengki — pelanggan kaya yang obsesif
- Dea — wanita yang marah, mengatur racun/tabu lewat kue
- Huda — pria yang membantu membawa Ratih saat sakit
- Mbah dukun lain — dukun yang dicari Dea untuk menemukan celah implant
Kesimpulan singkat
Kisah ini menggabungkan realitas sosial (kemiskinan, tekanan keluarga, eksploitasi kerja) dengan horor mistis tradisional: solusi instan lewat kekuatan gaib memberi kekayaan, tetapi membawa hutang spiritual dan bahaya besar. Keselamatan datang melalui ritual tradisional yang menyakitkan dan keputusan Ratih untuk kembali ke pekerjaan halal — menegaskan pesan bahwa jalan pintas dari dunia gelap selalu memiliki harga yang mahal.
Pesan moral: sukses cepat dari cara gelap mungkin tampak menggoda, tetapi keselamatan dan martabat seringkali ditemukan lewat kerja keras yang jujur.
Category
Entertainment
Share this summary
Is the summary off?
If you think the summary is inaccurate, you can reprocess it with the latest model.