Video summary
Seri 3 - Perencanaan Program Bantah Sarana Keterampilan Menulis melalui ARKAS
Main summary
Key takeaways
Ringkasan Isi Video (Subtitles)
Video ini berisi dua bagian utama:
1) cuplikan kebiasaan dan rutinitas murid (gaya hidup/karakter), lalu 2) webinar edisi ke-3 tentang perencanaan belanja bantuan sarana keterampilan menulis melalui ARKAS untuk program bantuan 2026.
A. Rutinitas & kebiasaan baik (gaya hidup/karakter)
- Bangun lebih pagi agar bisa melakukan hal-hal fun dan bermanfaat.
- Berdoa/ibadah pagi sebelum aktivitas.
- Olahraga/peregangan sebelum berangkat sekolah.
- Sarapan dulu, lalu berangkat bersama orang tua.
- Berdoa saat mulai aktivitas dan menanamkan pentingnya ibadah serta kedekatan pada Tuhan.
- Makan sehat dan bergizi untuk menjaga energi agar bisa beraktivitas.
- Belajar bersama dan menumbuhkan cinta belajar.
- Bermain/aktivitas fisik teratur (contoh: sepak bola), dengan penekanan tidak berlebihan siang hari.
- Tidy up lingkungan/kerja bakti (merapikan jalan/lingkungan agar hidup bermasyarakat terasa menyenangkan).
- Tidur lebih awal supaya besok siap semangat.
- “7 kebiasaan anak Indonesia” yang diulang dalam video:
- Bangun pagi dengan segar dan ceria
- Berdoa/ibadah
- Olahraga menjaga kesehatan
- Makan sehat dan bergizi
- Cinta belajar
- Membantu sesama/berkontribusi di masyarakat
- Tidur lebih awal setiap hari
B. Webinar: Perencanaan Belanja Bantuan Sarana Keterampilan Menulis via ARKAS (Program 2026)
1) Tujuan program & alur besar
- Bantuan sarana keterampilan menulis 2026 ditujukan untuk penguatan literasi dan keterampilan menulis siswa SD.
- Penerima bantuan adalah satuan pendidikan (tercatat di Dapodik) yang:
- Menerima BOSP reguler tahun 2026
- Memiliki siswa kelas 1 dan/atau kelas 2
- Menggunakan cut-off Dapodik: 30 Juni 2026
- Alur program berjenjang:
- SIM menulis → aktivasi akun (dibahas sebelumnya)
- → perencanaan belanja di ARKAS (hari ini)
- → belanja di SIPLA (webinar berikutnya)
- → pemanfaatan di pembelajaran
2) Pihak yang disoroti & prinsip tata kelola
- ARKAS diposisikan sebagai instrumen agar setiap rupiah bantuan direncanakan sesuai kebutuhan nyata peserta didik.
- Prinsip yang ditekankan: tepat sasaran, optimal, akuntabel, transparan.
- Pengelolaan harus tertib karena tahapan saling terkait dari perencanaan hingga laporan.
3) Bentuk bantuan: paket buku tulis + ATK
- Bantuan diberikan tunai ke sekolah melalui virtual account (BSI—Bank Syariah Indonesia).
- Belanja dilakukan dalam bentuk paket (bukan satuan-satuannya) di SIPLA.
- Paket memuat jenis buku keterampilan menulis, antara lain:
- Buku 3 garis
- Buku 2 garis
- Buku polos
- Buku kotak sedang (medium square)
- Buku latihan menulis huruf & angka
- Buku latihan menulis suku kata
- Buku belajar menulis kata
- Buku belajar menulis kalimat
- ATK/alat tulis pendukung:
- Pensil segitiga/graphite
- Alat grip (pendukung pegangan)
- Penghapus
- Pengasah/pensil sharpeners
- Penggaris khusus anak
- Pensil warna
4) Perencanaan belanja di ARKAS: inti langkah
- Sekolah mengisi/perbarui data melalui dashboard SIM Menulis sehingga dokumen seperti:
- SPTJM dan PKS (terisi lengkap) untuk ditandatangani/diisi oleh kepala sekolah dan bendahara.
- Saat perencanaan:
- Pengguna mencantumkan/menentukan working paper dari sumber dana bantuan menulis.
- Menyusun rencana sesuai aktivitas, kode akun, deskripsi paket, unit price, dan volume.
- Catatan penting:
Catatan di ARKAS ≠ dana sudah masuk ke rekening. Dana masuk/bertransaksi terjadi setelah alur disbursement/virtual account berjalan dan sekolah belanja di SIPLA. Status ARKAS/worksheet draft dianggap keliru, sehingga perlu hapus dan re-aktifkan.
5) Zona harga & variasi nominal
- Nilai bantuan bervariasi berdasarkan:
- Jumlah siswa kelas 1–2
- Dikali unit cost per wilayah/distrik (berdasarkan “zona”)
- Rentang unit cost ditampilkan per zona (dengan contoh wilayah disebut di subtitle).
6) Jadwal besar kegiatan (timeline yang disebut)
- Verifikasi/penyelesaian data sekolah di dashboard: sampai 30 September.
- Aktivitas penggunaan/pemanfaatan: disebut mulai 1 Oktober.
- Periode belanja masih diberi rentang hingga sekitar awal November (terkait tahap pembelian).
- Tahap lanjutan: pembelian → pelaporan → supervisi dan evaluasi.
7) Pelaporan & integrasi SIPLA–ARKAS (gambaran teknis)
- Setelah belanja melalui SIPLA:
- invoice masuk/terintegrasi
- sekolah mencatat ke BKU di ARKAS
- Pelaporan dianggap lebih mudah karena terintegrasi (bukan manual banyak dokumen).
- BKU dapat ditutup/closed saat belanja selesai dan pengiriman ke pusat memerlukan koneksi internet.
C. Poin QA (Q&A) penting dari sesi tanya jawab
- Jika VA (virtual account) muncul:
- sekolah sebaiknya cek email (VA ter-update/terverifikasi) dan cek dashboard/akun ARKAS/SIM.
- Jika tidak ada SK pengganti karena kepala sekolah pensiun:
- koordinasi dengan Dinas Pendidikan kab/kota (PIC setempat) untuk solusi administrasi.
- Jika dana bantuan kurang/lebih dari jumlah siswa:
- rujukan menggunakan data cut-off; sekolah fokus pada optimalisasi penggunaan paket sesuai kebutuhan dan mekanisme belanja.
- Jika di ARKAS detail paket tidak muncul:
- solusi yang disebut: hapus worksheet draft → unduh/update data ulang;
- bila perlu reinstall ARKAS versi terbaru;
- opsi lain: hapus folder database (dengan syarat BKU Agustus sudah close).
- Jika “belanja harus paket”:
- penekanan bahwa belanja mengikuti paket (sesuai arsip/worksheet), bukan beli satu-satu.
- Aktivasi BKU/PKU:
- bisa dilakukan setelah dana VA tersedia atau setelah invoice dari belanja keluar (dua opsi).
- Konfirmasi dana “channel BOS”:
- untuk bantuan ini tidak lewat mekanisme BOS channel seperti BOSP; yang ditekankan adalah dana masuk ke virtual account.
Lokasi, produk, dan pembicara yang disebut
Lokasi/rujukan wilayah
- Dapodik (nasional)
- Pembagian zona mencakup provinsi seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, Lampung, Sulawesi, dll (detail per zona disebut dalam subtitle).
Produk/aplikasi/sistem
- ARKAS (aplikasi perencanaan)
- SIPLA (belanja paket)
- SIM Menulis / SIM Penulis (dashboard & pelaporan)
- BSI (Bank Syariah Indonesia) virtual account
- Dapodik
- menenulis.endikdas.go.id (tautan dashboard)
Pembicara/pejabat
- Marisu Syafira (moderator)
- Muhammad Salim Somad, SKOM, M.Pd. (Direktur yang membuka acara)
- Enviayaristi, M.Psi (Kepala Tim Kerja, penguatan kebijakan)
- Dadan Hamdani, S.Pd. (PIC/penanggung jawab ARKAS, penjelasan teknis)