Video summary
Faiz Novascotia Buka-bukaan Soal Lirik Lagu Reality Club
Main summary
Key takeaways
Perjalanan Menulis Lagu Faiz Novascotia
Dalam episode Deep Dive, Cania Citta mengajak Faiz Novascotia membahas proses menulis lagu Reality Club dan kisah di balik sejumlah liriknya.
Faiz mengaku romantis. Banyak lagunya berangkat dari cinta, baik dari pengalaman pribadi, kisah orang terdekat, maupun skenario yang ia bayangkan. Contohnya, “Telenovia” membayangkan ketakutan menghadapi perselingkuhan—perasaan yang terasa nyata baginya meski ia mengaku belum pernah mengalaminya.
Faiz juga mengenang lagu cinta pertamanya, yang ia tulis saat berusia 16 tahun untuk gebetan yang akhirnya menolaknya. Liriknya begitu polos sampai ia tertawa sendiri saat membacakannya, termasuk baris, “Please do not go, I love you, don’t you know.” Menurut Faiz, penolakan adalah pelajaran penting: jika seseorang selalu mendapatkan apa yang diinginkan, ia bisa tumbuh dengan perasaan bahwa dirinya berhak atas segalanya. Pengalaman itu turut membentuk cara menulisnya menjadi lebih matang.
Latar Belakang dan Inspirasi
Faiz tumbuh berpindah-pindah karena ayahnya bekerja sebagai diplomat. Ia belajar piano klasik sejak kecil, lalu mulai tertarik pada band setelah bermain musik bersama saudara dan mencoba Guitar Hero. Sebelum musik menjadi jalan utamanya, ia sempat kuliah psikologi dan bekerja di bidang HR.
Dalam menulis lirik, Faiz terinspirasi oleh Arctic Monkeys, yang ia kagumi karena liriknya kaya makna, serta The Strokes dan Father John Misty.
Kisah di Balik Beberapa Lagu
“Is It the Answer”
Lagu ini lahir dari konflik asmara yang melibatkan Faiz, ibunya, dan perempuan yang ia cintai. Liriknya terasa seperti percakapan tiga arah: Faiz ingin menjelaskan bahwa ia tidak merencanakan jatuh cinta, tetapi perasaannya tetap nyata.
“Alexandra”
Lagu ini terinspirasi oleh pertemuan dengan seseorang yang membuat Faiz terkesan, bukan kisah biografis tentang orang tersebut. Gambaran menunggu “500 million hours” di bangku taman atau bahkan di bulan merupakan hiperbola untuk menyampaikan kekaguman kepada seseorang yang terasa jauh dan sulit digapai.
Faiz sengaja membuat solo gitarnya sederhana dan emosional, bukan sebagai ajang pamer teknik. Ia juga merasa terhibur karena detail yang sangat personal dalam lagu itu ternyata terasa dekat bagi banyak pendengar.
“Love Epiphany”
Lagu yang ditulis di piano ini menjadi salah satu karya yang paling dibanggakan Faiz. Susunannya menggambarkan perjalanan menuju pencerahan: dimulai dalam suasana sunyi, lalu berkembang dengan gitar, koor, dan strings hingga mencapai klimaks. Perubahan dinamika tersebut dimaksudkan agar lagu terasa seperti sesuatu yang sedang terjadi di dalam pikiran tokohnya.
“I Wish I Was Your Joke”
Lagu ini sengaja menggunakan makna ganda. Secara polos, liriknya berkisah tentang seseorang yang rela menjadi pilihan terakhir dan terus menunggu. Namun, beberapa baris juga memiliki tafsir seksual. Faiz bercanda bahwa lagu itu seperti lelucon dewasa dalam kartun anak-anak: pendengar yang tidak menangkap maksud tersembunyinya tetap bisa menikmati lagu tersebut.
Awalnya, Faiz membayangkan lagu itu untuk Bel, yang kemudian ikut menyumbangkan vokal dan verse.
Cara Berkarya dan Harapan
Faiz biasanya menulis ketika mendapat inspirasi, bukan dengan memaksa diri atau mengejar tren dan angka penjualan. Baginya, lagu yang jujur akan menemukan pendengarnya sendiri.
Ia ingin Reality Club berkembang hingga dikenal secara internasional, sekaligus berharap diakui sebagai penulis lirik yang hebat. Meski kadang khawatir inspirasi akan berhenti—terutama karena ia sering menulis tentang romansa—Faiz ingin tetap berkarya dengan jujur dan personal.
Tokoh
- Tampil: Cania Citta dan Faiz Novascotia.
- Disebut: Bel, yang menjadi fitur di “I Wish I Was Your Joke.”
Rate this summary
Your feedback will help improve summaries.
Improve this summary
Reprocess with a stronger model when the summary feels incomplete or inaccurate.
Translate summary in another language
Ask questions to this video
Chat for follow-up questions, clarifications, and source-backed answers.